Tampilkan postingan dengan label zona puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zona puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2011

Benci


Aku tak tahu berawal dari apa
Aku tak tahu kenapa rasa ini ada
Aku tak mengerti dengan semua perasaan ini
Hatiku terasa beku melihat semua ini
            Ingin rasanya ku teriak
            Membuang semua parasit-parasit yang ada dalam tubuhku
            Ingin sekali ku keluar dari semua ini
            Dan menemukan jati diri yang baru
Cinta, kasih sayang semua itu sudah kuberikan
Tapi seakan tak berguna lagi
Rasa ingin dihargai seakan terus memuncah
Mengalahkan rasa iba di dalam hati
            Ku tak mengerti Tuhan
            Apa yang sebenarnya salah dariku
            Kenapa seakan hidupku ini seperti berada di atas bola kecil
            Apakah ini semua harus ku lalui?
Sebenarnya apa itu arti dari sebuah kehormatan ?
Kenapa aku ingin sekali  memetik kehormatan itu
Dan kusimpan baik-baik di balik saku bajuku
Sehingga semua orang akan menghargai aku
            Apa hanya itu yang paling berharga di dalam hidupku ini?
            Tuhan, berikanlah pencerahan bagi hambamu yang kosong ini
            Sinar yang Engkau berikan sangatlah berati
            Dan tidak akan pernah tuk hambamu ini sia-siakan
Meskipun ku tahu hidup penuh dengan cobaan
 Meskipun ku tahu hidup takkan terus memerkosaku
 Yang jelas kan ku tentang semua sekat-sekat yang menghalangiku
 Dan kan ku capai semua kehormatanku.
                       

Cintaku adalah Cintamu

Cintamu adalah anugrah terindah untukku
Sayangmu adalah surga untukku
Tanpamu hidupku terasa hampa
Tanpamu ku tidak ada artinya
            Hanya untukmu aku bisa bertahan
            Karena kamulah aku bisa hidup
            Nyawaku hanya kamu yang menggenggam
            Dan kamulah satu-satunya cintaku
Cintamu menusuk jantungku
Hatiku kau curi di balik peraduaanya
Kedua mataku kau tutup dengan senyummu
Dan bibirku kau dekap dengan cintamu
            Ku tahu ini semua hanya bayangan
            Ku tahu ini semua sulit tuk diwujudkan
            Tapi ku terus berharap kau kan selalu dekat denganku
            Dan menemaniku sampai ajal menjemputku
                                                         

Pulau Baliku Surga Para Dewa


Ku buka kedua kelopak mataku
Ku dengar gemericik air hujan mulai membasahi ubun-ubunku
Satu per satu pori-pori kulitku mulai terbuka
Itu tanda kalau aku siap melihat keagungan Pulau Baliku
            Petak-petak sawah terhampar dengan luasnya
            Air mengalir dengan derasnya
            Deburan ombak seakan menari di bawah eloknya sang mentari
            Nyanyian-nyanyian burung jalak bali seakan menambah keagungan Pulau Baliku
Keindahanmu memang sulit tuk ku lukiskan dengan deretan kata-kata
Kesucianmu memang tak kan pernah  ada tandingannya
Kesakralanmu  sudah dikenal  seantero jagat raya
Dan aku bangga menjadi salah satu bagian darimu
            Ku tahu ku tak sempurna sepertimu
            Ku tahu ku tak sesuci dirimu
            Tapi hatiku tetap padamu
            Dan aku berjanji aku kan selalu menjagamu
            Karena kau adalah pulau para dewa
Dan  kau adalah Baliku

                                                                        Singaraja, In the Kost,  September 2011
                                                                                      Sona Putra.

M.A.L.I.N.G.3

Malangnya nasib negeri ini
Anak cucunya sekarang kebanyakan menjadi tikus
Liat apa yang mereka perbuat sekarang
Ingin rasanya ku menjerit kenapa ini semua bisa terjadi
Nasib negeriku kian tak jelas
Gara-gara  maling berdasi mulai merajalela
            Maaf  kata itu tidak cukup dengan apa yang telah mereka perbuat di negeriku
            Alih-alih bisa  membuat negara ini maju
Layakkah negara ini bisa maju kalau para pilotnya menjadi tikus semua
Iya mungkin saja negara ini bisa maju kalau semua tikus itu diadili
Nampaknya itu semua hanya sekedar mimpi di siang bolong
Gak akan mungkin terwujud
Mataku mulai lelah meliat kekacauan ini
Air mataku mulai menetes seakan tidak ada gunanya
Liukan angin seakan mulai menepi dan menjauh dari negeriku
Isyarat kalau alam pun mulai menghukum kita
Nah apa yang harus kita perbuat sekarang?
Genggam tanganmu erat-erat dan katakan kan ku berantas koruptor.

                                                                                    Singaraja, In the Kost, 11 September 2011
                                                                                      Sona Putra.



LELAKIMU ADALAH LELAKIKU ??

Kenapa ada cinta??
Untuk apa cinta itu??
Bukankan cinta hanyalah sebuah simbol semata??
Ataukah cinta memang ada??
            Tapi ketika aku cinta dengannya kenapa aku dilarang??
            Apakah cintaku salah dengannya??
            Trus cinta yang bagaimana yang benar??
            Hah cinta itu memang membingungkan
Ku berusaha tuk mengakui keagungan cinta
Tapi aku tidak yakin dengan ketulusan cinta
Bagiku cinta adalah bayangan semu
Yang sulit tuk kita raih
            Tapi apapun namanya kau adalah cintaku
            Kau adalah inspirasiku
Kau adalah belahan jiwaku
Tapi sayang cinta kita tak kan pernah bisa bersatu.
Sekat-sekat tinggi seakan memisahkan kita
Menjadi pintu penghalang kisah cinta kita
Belum lagi celotehan-celotehan manusia bebek seakan terus mematai kita
Hah itulah cinta penuh dengan intrik-intrik dan pengorbanan
            Ku perjuangkan cintaku kepadamu meskipun ini dianggap salah
            Ku  berani berkorban demi cintaku kepadamu meskipun ini dianggap salah
            Ku rela jual harta bendaku agar kita bisa menjadi satu
            Ku rela menjadi bahan cacian  agar kita bisa bersatu
Karena  kau adalah yang terindah
Dan  kau adalah lelakiku bukan lelakinya.
           
                                                                                    Singaraja, In the Kost, 10 September 2011
                                                                                      Sona Putra.